SATU Swalayan di Gedung Start Up UIN SATU Jadi Tempat Belanja Favorit Mahasiswa, Dosen, dan Staf

 


TULUNGAGUNG - Satu swallayan yang berlokasi di Gedung Start Up lantai 1 UIN Satu resmi beroperasi sejak 1 Februari 2026. Fasilitas ini hadir sebagai solusi praktis bagi mahasiswa dan dosen ataupun staf kampus yang ingin memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar area kampus.

 

Menurut salah satu karyawan swalayan yang juga alumni UIN Satu, berbagai produk tersedia di tempat ini. “Tersedia dari makanan ringan hingga makanan berat. Di sini juga tersedia layanan fotokopi dan print untuk mahasiswa yang membutuhkan. Selain itu ada berbagai minuman dingin,” ujarnya.

 

Keunggulan utama satu swallayan ini dibandingkan minimarket di luar menurutnya terletak pada keragaman produk dan lokasinya yang strategis. “Lebih banyak makanan dan minumannya, lalu juga lebih strategis karena ada di dalam kampus sehingga mahasiswa dapat lebih mudah mengaksesnya. tempat untuk menunggu dan juga untuk berkumpul juga sangatlah nyaman ,” jelas karyawan tersebut.

 

Lokasi di Gedung Start Up lantai 1 dipilih karena berada di sebelah pintu masuk UIN Satu sehingga mudah dijangkau. Jam operasional dimulai pukul 08.00 dan tutup pukul 16.00, baik untuk dosen maupun mahasiswa umum. Sistem pembayaran yang diterapkan cukup fleksibel, yaitu melalui QRIS dan tunai (cash).

Keberadaan swalayan ini juga melibatkan pihak kampus dalam pengelolaannya. Salah satu tujuan utamanya adalah mengembangkan ide bisnis mahasiswa. “Tujuannya lebih untuk mengembangkan ide bisnis mahasiswa,” kata karyawan tersebut. Ke depan, pihak pengelola berharap bisa menambah jumlah karyawan agar pelayanan semakin maksimal.

 

Di sisi lain, mahasiswa menyambut positif hadirnya fasilitas ini. Salah satu mahasiswa mengaku sering membeli makanan ringan dan minuman dingin untuk mengganjal perut sebelum masuk mata kuliah. “Lebih sering beli makanan ringan dan minuman dingin sih untuk mengganjal perut sebelum matkul,” katanya.

 

Hal yang paling disukai mahasiswa dari satu swallayan ini adalah variasi makanan serta suasana tempatnya. “Makanannya lebih bervariasi, tempatnya juga dingin dan nyaman untuk nunggu matkul atau buat titik kumpul sama temen,” ujarnya. Lokasi yang berada di tengah-tengah kampus dinilai sudah sangat strategis.

 

Mahasiswa memilih berbelanja di dalam kampus karena alasan praktis. “Karena lebih mudah saja. Kalau di luar harus keluar terus masuk kampus lagi, harus cari tempat parkir. Jadi kalau di luar lebih ribet,” jelasnya. Ia mengaku sudah memanfaatkan fasilitas ini sejak awal dibuka dan biasanya datang sebelum atau setelah mata kuliah. Teman-teman sekelasnya juga sering berbelanja di tempat yang sama. Interaksi dengan karyawan biasanya terjadi saat melakukan pembayaran.

 

Meskipun banyak kelebihan, pengalaman berbelanja tidak selalu mulus. “Sejauh ini pengalaman saya ada yang menyenangkan dan tidak. Kalau menyenangkannya lebih mudah untuk belanja. Kalau tidak menyenangkannya karena kalau pagi antreannya panjang banget, apalagi kalau maba pulang madin. Jadi mungkin bisa ditambah kasirnya saja,” kata mahasiswa tersebut.

 

Terkait harga, mahasiswa menilai masih relatif murah. Namun pelayanan dinilai kurang maksimal karena kasir sering kewalahan saat ramai. “Untuk harganya masih relatif murah, namun pelayanannya kurang baik mungkin karena kasir kewalahan,” tambahnya.

Meski demikian, secara keseluruhan mahasiswa merasa fasilitas ini sudah cukup baik. “So far sejauh ini untuk swalayan udah bagus sih, enggak perlu ada yang diperbaiki lagi,” ujarnya.

 

Dengan lokasi yang strategis, produk yang lengkap, serta suasana yang nyaman, satu swalayan di Gedung Start Up UIN Satu diharapkan terus berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan mahasiswa secara optimal. Penambahan jumlah karyawan menjadi salah satu langkah yang dinantikan agar antrean panjang di jam-jam sibuk dapat teratasi dan pelayanan semakin baik.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini